ARTIKEL KESEHATAN

Selasa, 08 Mei 2018

Gaya Hidup Sehat dapat Menangkal Penyakit

artikel arlt

Seiring dengan bertambahnya usia, seseorang akan mengalami penurunan berbagai fungsi tubuh yang membawa dampak langsung terhadap munculnya berbagai penyakit degeneratif akibat gangguan metabolik, seperti kegemukan (obesitas), diabetes, jantung koroner, stroke, hipertensi, dan rematik.

Masalahnya, penyakit degeneratif tersebut tidak lagi monopoli kaum usia lanjut, tetapi justru menyerang kelompok usia lebih muda, usia produktif antara 30-an sampai 40-an tahun. Padahal, sebenarnya ada cara mudah untuk menunda serangan penyakit degeneratif itu, yaitu dengan penerapan Gaya Hidup Sehat dalam kehidupan sehari-hari.

"Banyak cara-cara praktis yang tidak memerlukan biaya besar untuk merawat kesehatan agar tubuh lebih tahan terhadap penyakit degeneratif, misalnya pola makan sehat, berolahraga secara teratur dan mengelola stres. Selain itu, berkumpul dalam suatu komunitas untuk berbagi pengalaman, ternyata banyak membawa manfaat untuk membuat kita merasa lebih sehat." kata dr. Phaidon L Toruan, pakar gaya hidup sehat.

Gaya hidup sehat mengandung tiga unsur, yakni pola makan sehat, olahraga teratur dan istirahat yang cukup.

Pola makan sehat bercirikan cukupnya asupan makanan dan kandungan zat gizi yang diperlukan tubuh, yaitu: karbohidrat, protein, lemak, vitamin dan mineral. Namun, harus diingat, bahwa konsumsi makanan tersebut tidak boleh berlebihan pula, karena kalori yang berlebih dalam tubuh justru akan dikonversi menjadi zat-zat berbahaya yang mengganggu fungsi tubuh.

Pada umumnya, seseorang memerlukan 30-40 kalori per kg berat badan. Jadi, kalau seseorang berat badannya antara 50 sampai 60 kg, memerlukan asupan sebanyak 2.200 kalori per hari. Sepiring nasi beserta sayur dan lauk-pauknya mengandung 500 kalori, 200 cc susu mengandung 200-an kalori dan sebuah camilan kue-kue kecil yang manis bisa sekitar 100 kalori.

Olahraga yang baik adalah melakukannya secara teratur dan sesuai dengan kemampuan fisik. Dengan berolahraga berbagai sistem di dalam tubuh secara otomatis akan memberi respon, sehingga dapat meningkatkan performanya.

Pada latihan aerobik, misalnya, jantung menjadi lebih terlatih untuk bekerja lebih optimal. Selain itu sirkulasi darah menjadi lebih lancar dan paru-paru pun mengambil lebih banyak oksigen. Sedangkan yang dimaksud dengan istirahat yang cukup adalah tidur nyenyak selama 6 jam sehari, yang memungkinkan tubuh beristirahat dan memperbaiki sel-sel tubuh yang rusak setelah dipakai beraktivitas sehari-hari.

654 Dilihat
publik
dokter
perusahaan
Top Brands 2016   Best Brand Gold

PT Prodia Utama

innodia Prodia th CRO Prodia accupational health institue ProSTEM ProLine