ARTIKEL KESEHATAN

Senin, 14 Mei 2018

Benarkah Gaya Hidup Sehat Bisa Memperlambat Penuaan?

artikel arlt

Selama ini, negara-negara maju lebih banyak mencurahkan sebagian besar dana penelitian mereka pada penyakit-penyakit yang paling banyak membunuh warga-warga mereka.

Umumnya, yang dikenal sebagai penyakit pembunuh tersebut adalah penyakit jantung dan kanker. Tetapi, Aubrey de Gray, Chief Science Officer SENS Foundation, Amerika Serikat dan penganjur anti-penuaan paling terkemuka di dunia, justru mengingatkan bahwa penuaan adalah penyebab utama dari kematian manusia (Koran Tempo, 24 Desember 2012).

Karena itu, menangani penuaan merupakan suatu upaya preventif untuk semua penyakit pada usila. Bahkan, sebelum berujung pada kematian, penuaan telah menurunkan kemampuan untuk bisa produktif dan menikmati kehidupan yang nyaman.

Prof. Dr. Dr. A.N. Kurniawan, Sp.PA (K), Guru Besar Ilmu Patologi Anatomi FKUI, Jakarta mengatakan bahwa, terkait dengan usaha pencegahan penyakit, terapi hormon itu penting. Dia menegaskan pemberian hormon justru tidak perlu menunggu datangnya masa menopause pada wanita atau andropause pada pria. Pemberian hormon itu juga dapat diberikan pada saat usia produktif, mulai dari usia 30 tahun, ketika sudah mulai terjadinya proses penurunan produksi hormon.

Prof Kurniawan juga menyarankan wanita ataupun pria usia 30-an yang mulai mengalami kondisi-kondisi tidak nyaman seperti sakit kepala, susah tidur, gampang marah, tiba-tiba menjadi pelupa atau mengalami kesulitan berkonsentrasi, agar segera melakukan pemeriksaan hormon.

Gejala tersebut bisa saja menandai adanya problem dalam produksi hormonalnya. Jika terbukti memang terjadi penurunan produksi hormon, maka saat itu juga pemberian terapi hormon dapat dilakukan untuk menjaga kadar hormon pada jumlah yang normal. Sangat disayangkan munculnya persepsi berlebihan yang mengaitkan terapi hormon dan efek timbulnya kanker di kemudian hari.

212 Dilihat
publik
dokter
perusahaan
Top Brands 2016   Best Brand Gold

PT Prodia Utama

innodia Prodia th CRO Prodia accupational health institue ProSTEM ProLine