Jumat, 20 Maret 2020

Ketahui Tentang Cuci Tangan dan Penggunaan Hand Sanitizer yang Benar

Belakangan ini kebiasaan mencuci tangan kerap dikampanyekan di khalayak ramai sebagai dampak pandemi Covid-19. Bahkan washyourlyrics.com mengkampayekan cara cuci tangan yang benar dengan cukup menyanyikan lagu favorit selama 20 detik. Kebisasaan mencuci tangan adalah salah satu langkah paling penting yang dapat dilakukan untuk menghindari sakit dan menyebarkan kuman ke orang-orang di sekitar. Selain mencuci tangan, banyak juga yang menganjurkan penggunaan hand sanitizer sebagai alternatif untuk membersihkan tangan.

Namun, tahukah Anda bahwa menurut Center for Disease Control (CDC), ada perbedaan penting antara mencuci tangan dengan sabun dan air dan penggunaan hand sanitizer.

Sebagai contoh, hand sanitizer yang berbasis alkohol tidak membunuh semua jenis kuman, seperti stomach bug yang disebut norovirus, beberapa parasit, dan Clostridium difficile yang menyebabkan diare parah. Hand santizier juga mungkin tidak menghilangkan bahan kimia berbahaya, seperti pestisida dan logam berat seperti timah. Sementaran, mencuci tangan mampu mengurangi jumlah semua jenis kuman, pestisida, dan logam berat pada tangan.

Mengetahui waktu yang tepat untuk membersihkan tangan dan cara apa yang digunakan akan memberikan Anda peluang yang lebih baik untuk mencegah penyakit.

Kapan waktu yang tepat untuk mencuci tangan dengan sabun dan air atau menggunakan hand sanitizer?

Mencuci tangan dengan sabun dan air

  • Sebelum, selama, dan setelah menyiapkan makanan
  • Sebelum menyantap makanan
  • Sebelum dan setelah merawat seseorang yang sedang sakit
  • Sebelum dan sesudah mengobati luka
  • Setelah menggunakan kamar mandi, mengganti popok, atau membersihkan anak yang selesai menggunakan kamar mandi
  • Setelah membersihkan hidung, batuk, atau bersin
  • Setelah menyentuh hewan, makanan atau camilan untuk hewan; atau membuang kotoran hewan
  • Setelah membuang atau menyentuh sampah
  • Jika tangan Anda nampak kotor atau berminyak

Menggunakan hand sanitizer berbasis alkohol

  • Sebelum dan setelah mengunjungi teman, kerabat atau keluarga di rumah sakit atau tempat perawatan lain, kecuali jika orang tersebut terinfeksi Clostridium difficile (jika ya, maka gunakan sabun dan air untuk mencuci tangan)
  • Jika sabun dan air tidak tersedia, gunakan hand sanitizer berbasis alkohol yang setidaknya mengandung 60% alkohol, dan cuci tangan dengan sabun dan air sesegera mungkin.

Jangan menggunakan hand sanitizer apabila tangan anda terlihat kotor atau berminyak. Sebagai contoh, setelah berkebun, bermain di luar ruangan, atau setelah pergi memancing atau berkemah (kecuali wastafel atau tempat cuci tangan tidak tersedia). Cucilah tangan Anda dengan sabun dan air.

Bagaimana seharusnya mencuci tangan dengan sabun dan air?

  • Basahi tangan Anda dengan air bersih yang mengalir (hangat atau dingin) kemudian tuangkan sabun secukupnya untuk menutupi semua permukaan tangan.
  • Gosok semua permukaan tangan Anda, termasuk telapak, punggung, jari-jari, sela-sela jari, dan bawah kuku Anda. Lakukan selama 20 detik sambil menyanyikan lagu  favorit Anda
  • Bilas tangan Anda menggunakan air bersih yang mengalir
  • Keringan tangan anda menggunakan handuk atau tisu sekali pakai hingga

Dan, bagaimana seharusnya menggunakan hand sanitizer berbasis alkohol?

Gunakan hand sanitizer berbasis alkohol yang mengandung setidaknya 60% alkohol. Awasi penggunaan hand sanitizer pada anak-anak mencegah menelan alkohol, khususnya di sekolah dan fasilitas penitipan anak.

  • Tuangkan hand sanitizer secukupnya untuk menutupi semua permukaan tangan.
  • Gosok tangan Anda secara bersamaan hingga tangan terasa kering. Biasanya akan membutuhkan waktu sekitar 20 detik.

Catatan: Jangan membilas atau membersihkan hand sanitizer sebelum tangan terasa kering, karena hal tersebut dapat menjadikan hand sanitizer tidak bekerja dengan baik terhadap kuman

Dengan mengetahui perbedaan mencuci tangan dengan sabun dan air dan penggunaan hand sanitizer, diharapkan Anda dapat lebih bijak dalam membersihkan kedua tangan Anda.

Sumber:

  • Center for Disease Control (CDC) -  https://www.cdc.gov/handwashing/pdf/hand-sanitizer-factsheet.pdf
250 Dilihat